OTOTREND.COM – Komunitas penggemar Kawasaki Ninja yang tergabung dalam panji Kawasaki Ninja Indonesia (KNI) Regional DIY sukses melangsungkan Jamboree Daerah perdana, yang digelar pada 22 Agustus 2026 di Stadion Mandala Krida Yogyakarta.
Sebagai kesatuan komunikasi klub dan komunitas serta individu ‘Kawasaki Ninja Bikers’ se-Indonesia, terkhusus di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta, Jambore Daerah kali ini memang Istimewa, mengingat ini merupakan gelaran perdana KNI Region DIY setelah perubahan dan pemisahan struktur organisasi dengan KNI Jateng-DIY pada tahun 2025 silam.

“Ini merupakan event jamboree pertama KNI Regional DIY yang mana kita mengundang semua bikers Ninja terutama di daerah Yogyakarta dan sekitarnya, semoga dengan event ini bisa semakin mempererat klub dan komunitas Ninja di Yogyakarta,” ucap Tri Prasetio, sang ketua region.
Beragam aktivitas pun digeber selama penyelenggaraan Jamda KNI DIY ini, dari gathering bikers Ninja, hiburan, adu kompetisi dyno battle hingga kontes modifikasinya. Istimewanya, kali ini mereka tidak hanya mengajak Ninjais penggemar modifikasi untuk ngontes, tetapi juga membuka kategori di umum sehingga motor-motor brand lain pun bisa dipajang di area parker Stadiun Mandala Krida, tempat berlangsungnya jamboree.

“Biar acara kali ini lebih rame dan juga mewadahi penggemar otomotif khususnya modifikasi lainnya,” singkat Pawiro 363, selaku ketupel acara.
Untuk kontes modifinya sendiri dibuka tujuh kelas, yakni tiga kelas special Ninja 2/4Tak Series Open, Ninja 2/4 Tak Series Rookie dan kelas khusus untuk member KNI. Sedangkan empat kelas lainnya dibuka untuk umum, yaitu kelas restorasi original, sunmori style, racing style dan kelas local plat AB Rookie. Selain itu, penyelenggara juga memberi 30 apresiasi dalam Meet Up Category.

So pasti, Jamboree Daerah KNI Region DIY ini telah berlangsung sukses dan so pasti tetap menjadi forum kaum muda yang terdiri dari para profesional, dan intelektual yang sadar dan percaya bahwa solidaritas antara sesama rider dapat dibangun tanpa batas waktu dan ruang, tanpa hambatan tatap muka.
Editor/foto : punk/why
