"Sesuai dengan permintaan dari banyak pihak, termasuk arahan dari Polres Jombang demi meminimalisir aksi balap liar yang selama ini marak di kawasan Jombang, kita gelar secara resmi event balap dragbike di Jombang di awal tahun ini," tukas bisik Rendra Lana dari AE Indonesia sebagai penyelenggara.

Sebanyak 545 dragster yang rata-rata pembalap pemula berasal dari lokal Jatim pun membanjiri sirkuit non permanen jalan Dr Soetomo Jombang tesebut. " Kita berharap kegiatan balap liar yang selama ini meresahkan di Jombang bisa diminimalisir dengan event resmi seperti ini," jelas AKBP Ardi Kurniawan S.H, S. I. K selaku kapolres Jombang.
Penerapan regulasi penggunaan bahan bakar Pertamax Turbo di kancah balap trek lurus menjadi keuntungan tersendiri khususnya para penghobi dan dragster.
Raka Komang bersama tuner Wijaya Kediri
"Biaya repair dan seeting engine juga lebih terjangkau dibandingkan bahan bakar VP dan Avgas," ucap Wijaya, tuner kawakan asal Kediri, yang juga menurunkan kuda pacu di event kali ini.
Hal senada juga diungkapkan manajer team Ipin motor yang pekan lalu memboyong engine Herex 300 cc. "Meskipun catatan waktu tak sebagus penggunaan bahan bakar Avgas namun bisa meminimalkan budget untuk repair," bisik Syamsul Arifin, owner team Ipin Motor.

Agar kompetisi kian merata maka panitia menyediakan bahan bakar Pertamax Turbo serta melabeli setiap tutup bahan bakar di setiap motor untuk menghindari kecurigaan.
Di kelas Herex, Honda Verza tunggangan Gery Percil mendapatkan rivalitas dari team Ipin motor. "Untuk CDI memakai Rextor sedangkan suplai bahan bakar mengadopsi karbu KRJ 44 mm," jelas Kamil, crew ABJ Sumenep yang mengandalkan tuner Madhe asal Rambipuji Jember.
Pacuan Team ABJ Sumenep. Usung Gery percil raih best time Herex 300 cc
Pacuan yang ditunggangi dragster Gery Percil ini mampu menorehan catatan waktu 6,74 detik disusul oleh dragster Adit Coco dengan torehan waktu tercepat 6,75 detik.
Sementara, di kelas AG style, team pendatang baru asal Pamekasan sukses meraih hasil maksimal. Engine tunggangan Wahyu Unyil asal Bangkalan yang bernaung di team Blok M 39 Bengkel 167 Pamekasan ini mengusung engine baru sesuai aturan bahan bakar Pertamax Turbo.
Kiki dari Bengkel 167 Pamekasan kuasai klas AG Stye
"Sebelumnya memakai Avgas namun setelah mengikuti regulasi Pertamax Turbo mampu meraih waktu 7,5 detik," bisik Kiki, tuner Bengkel 167 Pamekasan yang finish 5 besar.
Teks/foto : Chand

