"Yang hadir 700 dragster dari Surabaya, Sidoarjo, Kediri, dan sekitar Malang Raya," tutur Rudi Subagio, selaku founder Manajemen Matapanah.
Hadirnya kelas UMA Racing menjadikan kompetisi kian seru. Tak pelak 48 dragster meramaikan kelas One Make Race UMA Racing.
Charles dari UMA racing"Sebenarnya kita melihat data di beberapa event dan kelas sehingga kita pilih bracket dengan alasan utama beberapa produk UMA Racing diserap pasar drag bike," jelas Charles, marcom UMA Racing. Lanjutnya, kedepan klas UMA Racing di bracket 8,5 detik bakal hadir di Jakarta dan Jawa Timur.
Di kelas UMA Racing, dragster Fito sukses meraih waktu tercepat. Diatas motor Ninja 155 cc yang disuplai karbu UMA dengan dijejali main jet 160 serta pilot jet 60 mampu finish terdepan.
Fito sabet juara 1 kelas UMA racingSedangkan di posisi kedua kelas UMA Racing diraih team Malang Savana Tech X Apolo Power Malang yang mengandalkan Yamaha Mio yang dirubah ke sistem injeksi.
"Untuk ECU pake UMA M9 sedangkan silinder head memakai KPH 4 katub," jelas Chaidar akrab disapa Coco sang tunner Malang Savana Tech X Apolo Power Malang.
Team Malang Savana Tech Apolo Power MalangDi kelas sport 4 tak 250 cc, team asal Malang memborong podium 2,3 dan 4 dengan bermodal Honda CBR 250. Cukup bermodal remap ECU dan ubah setingan gir nama Hawin, Rohman dan Leonslay nangkring di podium.
"Gir pake ukuran 15-55 untuk trek 201 meter," bisik Chaidar, tunner team Malang Savana Tech X Apolo Power Malang yang bermarkas di Sulfat Malang.
Chand
