
Program tersebut menjadi salah satu strategi diler di bawah naungan SAIC Motor dalam menghadirkan kendaraan bekas berkualitas sekaligus memperluas sumber pendapatan bagi diler. Memantabkannya, ZHC Aladin International menerapkan sejumlah standar dalam proses pengelolaan kendaraan bekas, mulai dari inspeksi, perbaikan, transaksi hingga pemasaran.
Eddy, COO ZHC Aladin International menjelaskan bahwa di tengah persaingan industri otomotif yang semakin ketat, keberadaan Wuling Certified Used Car dinilai menjadi salah satu pembeda bagi perseroan. “Dengan standar inspeksi kendaraan dan jaminan layanan, kami ingin meningkatkan rasa aman serta kepercayaan konsumen terhadap kendaraan bekas. Setiap kendaraan akan melalui inspeksi 135 titik dan perbaikan sesuai standar yang ditetapkan dan lantas disertifikasi,” jelas Eddy saat peluncuran Wuling Certified Used Car di Jakarta, 28 Agustus 2026.
Selain aspek kualitas, ZHC Aladin International juga menekankan transparansi dalam proses transaksi. Harga kendaraan ditentukan berdasarkan data dan kondisi aktual kendaraan sehingga memberikan informasi yang lebih jelas kepada konsumen.

Melalui program Wuling Certified Used Car, Eddy membidik sekitar 30 persen dari 2.000 unit pembelian mobil baru perseroan, berasal dari kendaraan yang diperoleh melalui skema trade-in dan akuisisi. Jika dikalkulasi, sekitar 600 unit kendaraan bekas akan masuk ke dalam ekosistem Wuling Certified Used Car.

Dari jumlah tersebut, ZHC Aladin International menargetkan sekitar 30 unit mobil bekas siap disertifikasi per bulan, atau sekitar 300 – 400 unit per tahun. Untuk mendorong program trade-in, Wuling juga memberikan penawaran harga hingga Rp. 10 juta di atas harga pasar. “Melalui program trade-in ini, kami memberikan penawaran harga hingga Rp. 10 juta di atas harga pasar. Hal ini akan memberikan nilai lebih bagi pelanggan dan mendorong mereka untuk kembali memilih Wuling,” jelasnya.
Di kesempatan yang sama, Shao JunKan, CEO ZHC Aladin International menegaskan bahwa program ini bertujuan untuk memberikan pilihan kepada konsumen di tanah air untuk memiliki mobil bekas yang bersetifikasi dari Wuling.
Program tersebut juga diarahkan untuk membangun ekosistem yang terintegrasi dari penjualan hingga layanan purnajual. Bisnis mobil bekas dapat menjadi penghubung kembali antara pelanggan dengan diler melalui aktivitas trade-in maupun layanan after sales.
Naskah / Foto : Masdon
