BYD Dual Mode (DM) Technology : Unggulkan Peningkatan Efisiensi Energi, Performa Berkendara, dan Integrasi Sistem Elektrifikasi yang Kian Cerdas.

OTOTREND.COM - Baru-baru ini, BYD resmi menghadirkan Dual Mode (DM) Technology di Indonesia. DM merupakan singkatan dari Dual Mode, yaitu kombinasi EV+Hybrid, sebuah teknologi berkendara berorientasi EV yang dirancang untuk menghadirkan pengalaman mobilitas yang lebih fleksibel dan nyaman, sekaligus menghadirkan total biaya penggunaan yang lebih efisien dan relevan dengan kebutuhan serta daya beli masyarakat Indonesia yang lebih luas.

Article Index


"Lewat pengembangan teknologi Dual Mode, BYD ingin menghadirkan solusi transisi energi yang lebih fleksibel, efisien, yang mudah diakses masyarakat luas, termasuk di Indonesia. Kami percaya kehadiran teknologi ini akan mencatatkan sejarah baru dalam percepatan NEV di Indonesia,” buka Liu Xueliang, Vice President of BYD Co., Ltd. General Manager of BYD Asia Pacific Auto Sales Division.

 

BYD DM Technology Launch 13BYD DM Technology saat diluncurkan


Teknologi DM pertama kali diperkenalkan ke pasar pada tahun 2008 melalui generasi awal DM 1.0 yang menjadi langkah awal BYD dalam mengembangkan sistem hybrid yang mengkombinasikan motor listrik dan mesin pembakaran internal dalam satu sistem terintegrasi.


Sejak generasi pertama DM 1.0 diperkenalkan, BYD terus mengembangkan teknologi Dual Mode melalui berbagai generasi inovasi yang berfokus pada peningkatan efisiensi energi, performa berkendara, serta integrasi sistem elektrifikasi yang semakin cerdas.

 

Perkembangan tersebut membawa teknologi DM dari sistem hybrid generasi awal menjadi teknologi electric-first terbaru yang kini hadir melalui DM 5.0 dengan efisiensi energi yang jauh lebih optimal dibandingkan generasi sebelumnya.

 

BYD DM Technology Launch 21


Dalam perjalanannya, teknologi DM terus menunjukkan peningkatan efisiensi di setiap generasi pengembangannya. Generasi terbaru DM 5.0 yang diperkenalkan pada tahun 2024 menjadi evolusi terbaru teknologi Dual Mode BYD dengan pendekatan berkendara berorientasi EV yang menghadirkan efisiensi energi lebih tinggi, sistem integrasi yang lebih cerdas, serta fleksibilitas penggunaan kendaraan yang lebih optimal untuk berbagai kebutuhan mobilitas modern.


Perkembangan tersebut turut memperkuat posisi BYD sebagai salah satu pemimpin global NEV. Pada tahun 2025, BYD mencatat penjualan global lebih dari 4,6 juta unit kendaraan energi baru, sekaligus mempertahankan posisinya sebagai pemimpin pasar otomotif dan pemimpin global dalam kendaraan listrik (EV) maupun plug-in hybrid electric vehicle (PHEV) melalui teknologi DM. Hingga saat ini, kendaraan energi baru BYD telah hadir di lebih dari 121 negara dan wilayah di dunia, dengan total penjualan kendaraan energi baru secara global yang telah melampaui 16 juta unit.

 



EV & DM - Teknologi yang Saling Melengkapi dalam Ekosistem NEV BYD di Indonesia

 

Di Indonesia, selain efisiensi energi, pengguna juga masih mempertimbangkan kenyamanan perjalanan jarak jauh serta kemampuan kendaraan untuk beradaptasi dalam berbagai kondisi penggunaan sehari-hari. Karena itu, BYD menghadirkan teknologi DM sebagai pendekatan elektrifikasi yang dirancang untuk melengkapi pengalaman kendaraan listrik melalui fleksibilitas penggunaan yang lebih luas.

 

Dengan tetap mengedepankan karakter berkendara khas kendaraan listrik yang halus, responsif, dan efisien, teknologi DM memungkinkan pengguna merasakan pengalaman elektrifikasi dalam penggunaan sehari-hari, sekaligus tetap menghadirkan kenyamanan untuk perjalanan dengan jarak dan kebutuhan perjalanan yang lebih beragam.

 

BYD DM Technology Launch 20

 

Karakter penggunaan teknologi DM juga dirancang untuk dapat beradaptasi dengan berbagai pola perjalanan masyarakat Indonesia. Dalam penggunaan di area perkotaan (inner-city), sistem akan lebih memprioritaskan penggunaan tenaga listrik untuk menghadirkan pengalaman berkendara yang lebih senyap, halus, dan efisien dalam kondisi lalu lintas harian.

 

Sementara itu, untuk perjalanan luar kota (out of town), sistem bekerja melalui kombinasi tenaga listrik dan mesin guna menjaga keseimbangan antara efisiensi energi dan keleluasaan perjalanan jarak jauh.

 

Di sisi lain, pada penggunaan di wilayah dengan akses infrastruktur pengisian daya yang lebih terbatas atau karakter perjalanan yang lebih menantang (rural area), sistem tetap mampu menghadirkan fleksibilitas penggunaan melalui dukungan mesin untuk menjaga kenyamanan dan keberlanjutan perjalanan.

 

Pendekatan ini memungkinkan teknologi DM menghadirkan pengalaman elektrifikasi yang lebih adaptif terhadap berbagai kebutuhan perjalanan di Indonesia.

 

 



Teknologi DM dengan Pendekatan Electric-First dan Filosofi G.A.S.S.

 

Sebagai bagian dari pengembangan teknologi Dual Mode, BYD menghadirkan beberapa karakter teknologi berbeda yang dirancang untuk menyesuaikan kebutuhan penggunaan kendaraan yang semakin beragam.

 

DM-i, atau Dual Mode Intelligent, dikembangkan dengan fokus pada efisiensi energi dan pengalaman berkendara yang lebih nyaman untuk penggunaan sehari-hari. Dalam sistem ini, motor listrik berperan sebagai penggerak utama untuk menghadirkan pengalaman berkendara yang lebih halus, responsif, dan senyap, khususnya dalam penggunaan harian di area perkotaan.


Selain fokus pada efisiensi melalui DM-i, BYD juga menghadirkan DM-p, atau Dual Mode Powerful, yang dikembangkan untuk menghadirkan performa lebih tinggi dalam sistem elektrifikasi. Kolaborasi antara motor listrik dan mesin dioptimalkan untuk menghasilkan respons tenaga yang lebih cepat dan karakter berkendara yang lebih dinamis.

 

BYD DM Technology Launch 10

 

Untuk kebutuhan penggunaan dengan karakter jalan yang lebih menantang, BYD turut menghadirkan DMO, atau Dual Mode Off-road, yang dirancang untuk menghadirkan kestabilan tenaga, penguatan torsi, serta kemampuan adaptasi kendaraan yang lebih optimal dalam berbagai kondisi jalan.


Melalui pengembangan teknologi DM BYD menghadirkan pendekatan elektrifikasi yang dirancang untuk menggabungkan efisiensi energi kendaraan listrik dengan fleksibilitas perjalanan jarak jauh.

 

Dalam salah satu pengujian internal, teknologi BYD DM mampu menghadirkan jarak tempuh hingga lebih dari 1.800 kilometer dalam kombinasi penggunaan listrik dan bahan bakar penuh, dengan konsumsi bahan bakar mencapai 65 km/liter atau lebih dari 60% lebih efisien dibandingkan kendaraan keluarga bermesin bensin 1.500 cc yang umum digunakan di Indonesia.

 

BYD DM Technology Launch 18


Pendekatan ini memungkinkan pengguna tetap merasakan pengalaman berkendara khas kendaraan listrik dengan efisiensi energi yang optimal, sekaligus tetap memiliki fleksibilitas perjalanan untuk berbagai kebutuhan penggunaan kendaraan.


Dalam menghadirkan teknologi Dual Mode di Indonesia, BYD juga memperkenalkan filosofi BYD DM G.A.S.S. sebagai representasi karakter utama teknologi DM yang dirancang untuk mendukung kebutuhan mobilitas masyarakat Indonesia yang semakin dinamis. G.A.S.S. merepresentasikan empat karakter utama teknologi DM BYD, yaitu Gesit, Andal, Senyap, dan Super Irit.

 

 

 

 

editor/foto : punk/ist

 


REDAKSI   |   KODE ETIK   |   DISCLAIMER